Boosting berarti menaikkan rank atau progres seorang pemain tanpa ia berusaha sendiri, biasanya dengan memainkan akunnya atau membawanya di duo, sering kali dengan bayaran.
Di Indonesia praktik ini lebih dikenal sebagai "joki" atau "jasa joki rank". Karena merusak matchmaking dan rank, kebanyakan game kompetitif melarangnya, dan banyak publisher makin tegas menindaknya.
Cara pemain memakainya
- "Terima jasa boost, DM aja" (iklan, melanggar syarat layanan kebanyakan game)
- "Akunku kena ban gara-gara boosting"
- "Duo itu lagi boosting temannya, lihat aja statistiknya"
- "Ada yang nawarin boost?" (permintaan, dan berisiko)
Jenis-jenis boosting
- Account boosting. Booster login ke akunmu dan bermain di sana. Ini melanggar aturan berbagi akun di hampir semua game.
- Duo boosting. Pemain yang jauh lebih kuat antre bersamamu di akunmu sendiri untuk menarik rankmu naik.
- Win trading atau farming. Pemain mengatur hasil pertandingan antar akun.
- PvE carry. Carry berbayar untuk raid, dungeon, atau boss. Aturannya beda-beda, dan tidak semua game menganggapnya pelanggaran yang berujung ban.
Kenapa game melarangnya
Boosting menempatkan pemain di match yang bukan levelnya, merusak pengalaman rekan satu tim dan lawan, dan membuat rank tidak bermakna. Berbagi akun juga membuat login kamu rawan dicuri.
Riot Games adalah contoh yang jelas. Di League of Legends, Riot menindak jual beli akun, berbagi akun, boosting, dan duo boosting sejak patch 25.18 (September 2025), dan hukumannya bisa menjalar ke akun yang tertaut. Untuk Valorant, postingan "Playing Fair" dari Riot pada Juli 2026 melarang berbagi, membeli, atau meminjam akun serta deranking, dan menyebut skorsing, pengembalian rank dan hadiah, serta ban permanen untuk pelanggaran berulang. Pemain yang antre dengan booster juga bisa kehilangan rank. Publisher lain punya aturan serupa, jadi baca syarat layanan terbaru game kamu dan hindari jasa boosting berbayar.
Boosting versus main bareng teman
Antre bersama teman yang rank-nya lebih tinggi bukan boosting dengan sendirinya. Game menetapkan batas selisih rank di party untuk mencegahnya, dan yang menentukan adalah tujuan serta aturan game tersebut. Bermain bareng dan membantu teman berkembang itu boleh. Halaman duo queue dan solo queue versus duo queue kami menjelaskan cara kerja party.
Cara lebih aman untuk naik rank
- Tinjau game kamu sendiri dan fokus ke satu role.
- Main dengan partner tetap yang rank-nya sepadan.
- Cari teman main lewat /id/find-players atau Discord.
- Baca kenapa rank kamu tidak naik di solo queue.
Istilah terkait
- Smurf: veteran di akun baru.
- Carry: memimpin tim menuju kemenangan.
- Duo queue: antre berdua.
- SBMM: matchmaking yang coba dilewati oleh boosting.
FAQ
Apakah boosting bisa kena ban?
Di kebanyakan game kompetitif, ya, terutama berbagi akun dan boosting berbayar. Cek syarat layanan game kamu.
Apakah duo boosting sama dengan main bareng teman?
Tidak. Duo boosting berarti bermain dengan tujuan menaikkan rank seseorang, apalagi dengan bayaran. Duo biasa itu boleh, biasanya dengan batas selisih rank.
Apakah boosting sama dengan carry?
Carry adalah istilah biasa untuk membantu tim menang. Boosting itu terorganisir, sering berbayar, dan melanggar aturan di mode kompetitif.